Langsung ke konten utama

cara memilih jenis serat yang pas untuk industri kertas

Pada produksi kertas, penting untuk memanfaatkan sifat spesifik serat. Untuk meminimalkan biaya produksi dan memaksimalkan propertis akhir kertas yang diproduksi.

Serat panjang digunakan untuk produksi kertas yang kuat. misal, sack paper, liner dan kertas kado.

Ilustrasi serat panjang

Serat pendek bisa membuat permukaan lebih rata pada lembaran. Dengan demikian, kertas ini cocok untuk kertas cetak bisa juga untuk permukaan board paper.

Ilustrasi serat pendek

Pada sebagian besar industri kertas, serat dengan sifat berbeda dicampur untuk memberikan hasil yang diinginkan. Pencampuran tersebut juga bertujuan untuk menurunkan chost dengan tetap mempertahankan propertis kertas.

Ilustrasi pencampuran serat panjang dan pendek

Pulp mekanis biasanya diproduksi dari kayu cemara, yang memiliki serat panjang. Pulp mekanis memiliki sifat yang berbeda dengan pulp kimia. Saat menggunakan serat mekanis, salah satu kerugian yang ditimbulkan ialah kertas menjadi lebih lemah. Hal itu disebabkan karena masih adanya lignin di serat tersebut.

Ilustrasi serat mekanik

Keuntungannya ialah bisa membuat lembar kertas menjadi kurang tembus cahaya, atau kertas memiliki opacity yang baik. Kertas juga menjadi kaku dan memiliki kemampuan cetak yang baik.

Keuntungan lain dan sering dipertimbangkan adalah pulp mekanis lebih murah daripada pulp kimia.

Properti ini cocok untuk kertas koran, majalah, dan bagian tengah board, kadang juga di beberapa jenis tisu, seperti tisu toilet dan tisu gulungan didapur.

Di koran dan tisu seringkali menggunakan banyak serat daur ulang. Bahkan liner dan board mungkin mengandung >50% serat daur ulang.

Referensi :
Ebook CEPATEC AB Knut-Erik Persson

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pembuatan Kertas (Paper Making Proses)

Proses pembuatan kertas pada dasarnya memiliki dua tahap yaitu, stock preparation (penyediaan stock) dan paper machine (pembentukan lembaran). Salah satu bagian dari stock preparation adalan approach flow system (pengaturan aliran). paper machine di bagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu wet end dan dry end. Stock Preparation Stock preparation (SP) merupakan awal proses pembuatan kertas dimana bahan – bahan serat diproses menjadi buburan pulp yang siap dibuat menjadi lembaran kertas. Tahapan proses dalam stock preparation meliputi, penguraian pulp, pembersihan, penggilingan, pencampuran, dan pengkondisian sebelum dikirim ke headbox. Stock preparation dimulai dari pulper hingga headbox. Pulper Proses pertama yaitu penguraian lembaran pulp menggunakan pulper. Pulper adalah tempat penguraian dari padatan pulp menjadi buburan pulp (Stock). Pulp dapat terurai akibat adanya interaksi antara serat dan agitator pulper, serat dengan dinding pulper, dan serat dengan serat lainnya. Ko

Macam-Macam Mesin Kertas

Desain mesin kertas biasanya bervariasi di setiap pabrik, tergantung tipe akhir kertas yang mau dihasilkan. Walaupun jenisnya berbeda-beda tetapi akan selalu ada forming section, press section dan drying section. Forming section Forming section berfungsi untuk membentuk Lembaran kertas yang keluar dari headbox. Serat-serat dalam stok diarahkan searah mesin (MD) kemudian menyebar ke silang mesin (CD), dan selama pembentukan formasi serat-serat itu juga mengalami proses dewatering (pengurangan kadar air). Forming section memiliki 2 bagian utama, yaitu : headbox sederhana dengan roll berlubang wire tipis tempat kertas terbentuk ilustrasi mesin fourdrinier Mesin kertas sederhana tersebut diatas dinamakan mesin Fourdrinier, mesin ini kebanyakan ditemukan di kertas bekas, kraft dan di pabrik kertas karung. ilustrasi mesin hybrid Untuk meningkatkan dewatering, pada mesin Fourdriner sering ditambahkan top wire di wire Fourdrinier. Ini sangat umum pada mesin yang

Wet Streng Agent

Wet strength agent merupakan bahan kimia tambahan yang hanya digunakan pada beberapa jenis kertas tertentu seperti facial tissue, towel paper, dan lain – lain. Penambahan wet strength agent ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan fisik pada kertas ketika kondisi basah. Wet strength agent harus memiliki kemampuan berikatan dengan serat maupun dengan wet strength agent itu sendiri. Wet strength harus dapat terdispersi dalam air, reaktif, dan memiliki afinitas yang baik terhadap serat. Wet strength kertas memiliki peranan yang sangat penting karena memiliki kaitan erat dengan kelancaran mesin kertas terutama pada bagian pengepresan. Wet strength agent memiliki banyak jenisnya, diantaranya : Urea formaldehyde Melamine formaldehyde Polyamidoamine epichlorohydrin (PAAE) karena keterbatasan ilmu serta pengalaman, maka admin hanya bisa menjelaskan 1 jenis saja, yaitu Polyamidoamine epichlorohydrin (PAAE) PAAE PAAE merupakan salah satu wet strength agent yang cocok dig