Langsung ke konten utama

Postingan

Wet Streng Agent

Wet strength agent merupakan bahan kimia tambahan yang hanya digunakan pada beberapa jenis kertas tertentu seperti facial tissue, towel paper, dan lain – lain. Penambahan wet strength agent ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan fisik pada kertas ketika kondisi basah. Wet strength agent harus memiliki kemampuan berikatan dengan serat maupun dengan wet strength agent itu sendiri. Wet strength harus dapat terdispersi dalam air, reaktif, dan memiliki afinitas yang baik terhadap serat. Wet strength kertas memiliki peranan yang sangat penting karena memiliki kaitan erat dengan kelancaran mesin kertas terutama pada bagian pengepresan. Wet strength agent memiliki banyak jenisnya, diantaranya : Urea formaldehyde Melamine formaldehyde Polyamidoamine epichlorohydrin (PAAE) karena keterbatasan ilmu serta pengalaman, maka admin hanya bisa menjelaskan 1 jenis saja, yaitu Polyamidoamine epichlorohydrin (PAAE) PAAE PAAE merupakan salah satu wet strength agent yang cocok dig...

Proses Pembuatan Kertas (Paper Making Proses)

Proses pembuatan kertas pada dasarnya memiliki dua tahap yaitu, stock preparation (penyediaan stock) dan paper machine (pembentukan lembaran). Salah satu bagian dari stock preparation adalan approach flow system (pengaturan aliran). paper machine di bagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu wet end dan dry end. Stock Preparation Stock preparation (SP) merupakan awal proses pembuatan kertas dimana bahan – bahan serat diproses menjadi buburan pulp yang siap dibuat menjadi lembaran kertas. Tahapan proses dalam stock preparation meliputi, penguraian pulp, pembersihan, penggilingan, pencampuran, dan pengkondisian sebelum dikirim ke headbox. Stock preparation dimulai dari pulper hingga headbox. Pulper Proses pertama yaitu penguraian lembaran pulp menggunakan pulper. Pulper adalah tempat penguraian dari padatan pulp menjadi buburan pulp (Stock). Pulp dapat terurai akibat adanya interaksi antara serat dan agitator pulper, serat dengan dinding pulper, dan serat dengan serat lainnya. Ko...

Dry Streng Agent

Fiber merupakan polimer selulosa yang banyak mengandung OH grub di permukaannya. OH grub ini yang membentuk ikatan hidrogen di permukaan kertas Untuk meningkatkan opacity kertas perlu ditambahkannya filler dalam jumlah banyak, hal inilah yang membuat kertas semakin rapuh. Untuk mengatasi hal ini maka ditambahkanlah "Dry Streng Agent". Banyak jenis Dry Streng Agent ini, diantaranya : Starch Cationic Starch Anionic Starch CMC (Carboxy Methyl Cellulose) Guar Gum Polyacrylamide Karena keterbatasan ilmu serta pengalaman dari penulis, maka kali ini saya hanya akan menjelaskan Cationic Starch saja... Introduction Umumnya starch berasal dari jagung, kentang, ubi dan lain-lain. Starch di dalam tumbuhan / umbi berbentuk butiran yang tidak larut dalam air. Ketika butiran starch (suspensi) dipanaskan, butiran starch ini akan mengembang dan larut di dalam air. Starch terdiri dari 2 jenis molekul, yaitu:  Rantai pendek dan lurus namanya “Amylosa”.  R...

Macam-Macam Mesin Kertas

Desain mesin kertas biasanya bervariasi di setiap pabrik, tergantung tipe akhir kertas yang mau dihasilkan. Walaupun jenisnya berbeda-beda tetapi akan selalu ada forming section, press section dan drying section. Forming section Forming section berfungsi untuk membentuk Lembaran kertas yang keluar dari headbox. Serat-serat dalam stok diarahkan searah mesin (MD) kemudian menyebar ke silang mesin (CD), dan selama pembentukan formasi serat-serat itu juga mengalami proses dewatering (pengurangan kadar air). Forming section memiliki 2 bagian utama, yaitu : headbox sederhana dengan roll berlubang wire tipis tempat kertas terbentuk ilustrasi mesin fourdrinier Mesin kertas sederhana tersebut diatas dinamakan mesin Fourdrinier, mesin ini kebanyakan ditemukan di kertas bekas, kraft dan di pabrik kertas karung. ilustrasi mesin hybrid Untuk meningkatkan dewatering, pada mesin Fourdriner sering ditambahkan top wire di wire Fourdrinier. Ini sangat umum pada mesin ...

Bahan Baku Kertas

Bahan baku pembuatan kertas dalam industri skala besar pada dasarnya terdiri dari pulp yang merupakan hasil pemisahan serat dari kayu atau tanaman berserat lainnya melalui berbagai macam proses pembuatannya (pulping). Pulp yang digunakan berasal dari bahan baku berserat seperti kayu (wood) atau bukan kayu (non wood). Selain dari tumbuhan, serat selulosa sebagai bahan baku kertas dapat juga diperoleh dari serat sekunder (secondary fiber) yang diperoleh dari hasil daur ulang kertas bekas.  Tumbuhan Kayu (wood)   Tumbuhan kayu merupakan sumber serat selulosa utama dalam proses pembuatan pulp dan kertas yang memenuhi 93% dari kebutuhan serat alami di seluruh dunia. Berdasarkan morfologinya, tumbuhan kayu untuk bahan baku pulp dapat dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu:  1. Tumbuhan kayu berdaun lebar (hard wood)   Tumbuhan kayu berdaun lebar memiliki serat panjang 900 µm – 1600 µm dan sering disebut serat pendek. Dalam proses pembuatan kertas serat pe...